Kota Parepare

Direktur PAM Tirta Karajae Dilantik

PAREPARE, PILARKITA.COM – PAM Tirta Karajae Kota Parepare memiliki nakhoda baru. Itu setelah Wali Kota Parepare Tasming Hamid resmi melantik Abdul Azis sebagai Direktur PAM Tirta Karajae periode 2026–2031 yang berlangsung di Auditorium BJ Habibie pada Jumat 24 April 2026.

Tak hanya itu, tujuh pejabat eselon III dan IV lingkup Pemerintah Kota Parepare turut dilantik dalam prosesi tersebut. Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh PAM Tirta Karajae hasil proses seleksi.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya tanggung jawab pelayanan publik, khususnya penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Menurutnya, pelayanan air bersih bukan sekadar tugas administratif, melainkan amanah yang berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar warga.

“Jika masyarakat tidak terlayani dengan baik, itu bisa menjadi dosa jariyah. Sebaliknya, jika pelayanan dilakukan dengan tulus, maka akan menjadi amal jariyah bagi seluruh jajaran PAM Tirta Karajae,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan direktur baru agar tidak terjebak pada pola kerja lama dan mampu menghadirkan inovasi dalam menghadapi tantangan ke depan. Apalagi, Kota Parepare diperkirakan menghadapi dampak krisis iklim yang memengaruhi ketersediaan sumber air baku.

Wali Kota juga menyebut fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung hingga September menjadi tantangan serius yang membutuhkan langkah cepat dan solusi konkret.

“Tahun ini kita menghadapi tantangan berat. Dibutuhkan terobosan baru agar masyarakat tidak mengalami kesulitan air bersih,” katanya.

Ia meminta Direktur PAM Tirta Karajae yang baru segera melakukan akselerasi terhadap program yang telah dirancang bersama pemerintah daerah, terutama langkah jangka pendek untuk mengantisipasi kekeringan saat musim kemarau.

Wali Kota juga berharap manajemen baru PAM Tirta Karajae lebih responsif dalam menangani keluhan pelanggan serta memperkuat mitigasi dini terhadap gangguan distribusi air.

“Jangan menunggu masalah besar baru bergerak. Koordinasi internal harus diperkuat agar pelayanan air bersih semakin prima,” tegasnya. (*)

Berita Terkait