Nasional

LPPM Unhan RI Gelar Ceramah Wawasan Kebangsaan bagi Ratusan Pelajar SMAN 1 Slawi Tegal

TEGAL, PILARKITA.COM – Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pertahanan RI menggelar kegiatan ceramah penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara pada pelajar SMAN  1 Slawi Kabupaten Tegal, di aula SMAN 1 Slawi.

Kehadiran Tim LPPM Unhan RI  ini mendapat sambutan meriah ratusan pelajar SMAN 1 Slawi, para guru serta staf LPPM Unhan RI. Materi Wawasan kebangsaan dan bela negara dinilai sangat penting diberikan kepada para generasi muda khususnya Pelajar SMAN 1 Slawi.

Momentum ini sangat penting, apalagi buat generasi muda Indonesia tahun 2026 yang hidup di tengah perang narasi, bukan lagi perang senjata. Masa SMA itu “golden time” buat menanam wawasan kebangsaan dan bela negara.

Anak SMA wajib paham wawasan kebangsaan dan bela Negara, sebab usia SMA rawan krisis identitas. Umur 15-18 tahun cari jati diri. Gampang terpengaruh tren, ideologi asing, konten radikal di medsos.

Kalau tidak punya “jangkar” Pancasila & NKRI, gampang ikut-ikutan paham yang anti-toleransi atau anti-NKRI. Data BNPT 2025: 60% rekrutan radikalisme online itu usia 15-23 tahun.

Selain itu, usia muda target utama ancaman non-militer. Perang sekarang bukan bom, tapi hoaks:  Anak SMA paling banyak share berita tanpa cek. Narkoba: Diedarin lewat tongkrongan & medsos.

Lalu budaya asing: Bikin minder sama batik, bangga pakai produk luar terus. Cyber bullying berbau SARA: Gara-gara beda suku/agama di kelas.

Kepala LPPM Unhan RI diwakili Sekretaris LPPM, Dr Sri Murtiana, SSos,MM, CIT menyampaikan bahwa penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara sangat penting, karena pelajar SMA nantinya akan disiapkan menjadi pemimpin di era Indonesia Emas 2045. Sehingga memiliki mental juang yang tinggi.

Materi diberikan Kolonel Inf Dr Haryo Mustoko, S Sos,MM, CIT, Kapus Program Bela Negara dan Pengabdian Masyarakat Unhan RI.

Kepala SMAN 1 Slawi , Masduki, SPd,MPd dalam sambutannya berterimakasih atas kehadiran Tim LPPM Unhan RI meskipun berada di Jakarta, tapi masih meluangkan waktunya untuk  memberikan ceramah penguatan wawasan kebangsaan serta Bela Negara bagi Pelajar SMAN 1 Slawi serta serta staf  pendidik. (*)

Berita Terkait