BOGOR – Universitas Pertahanan RI menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Strategi Diversifikasi Sistem Pembayaran Global dalam Mendukung Ketahanan Ekonomi Nasional”, di Gedung serba guna Auditorium lantai 2 Kampus Universitas Pertahanan RI Sentul, Bogor, pada, Kamis (27 Agustus 2026).
Kegiatan dihadiri Kepala LPPM Unhan RI, Marsekal Muda TNI Dr Penny Radjendra, ST, MSc, MSc., beserta para peneliti, jajaran Kapuslit LPPM, dan perwakilan mahasiswa. Adapun para penanggap antara lain Ibrahim Kholilul Rohman, SE, MSE, PhD, Dr Tirta Hidayat, dan Rizal Anwar Djaafara.

Dalam sambutannya, Kepala LPPM Unhan RI menekankan pentingnya kajian strategis ini sebagai wujud kontribusi nyata akademisi. Beliau menyoroti bahwa diversifikasi sistem pembayaran global bukan hanya sekadar instrumen efisiensi ekonomi, melainkan langkah antisipatif dan fondasi krusial untuk menjaga kedaulatan negara serta memitigasi risiko sanksi ekonomi di tengah dinamika geopolitik.
Diskusi ini dipimpin Ketua Peneliti Laksda TNI (Purn) Dr Ir Suyono Thamrin, dengan Brigadir Jenderal TNI Dr.\ Ir Guntur Eko Saputro, SIP, MM, CIQnR bertindak sebagai pemapar, dan dimoderatori oleh Kolonel Tek Dr Ir Novky Asmoro, ST, MSi (Han).
Secara komprehensif, FGD ini membedah potensi implementasi Direct Bilateral Transaction (DBT) dan Local Currency Transaction (LCT). Melalui sinergi wawasan dari pakar lintas sektoral, hasil kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan peta jalan (roadmap) yang matang bagi kemandirian moneter dan ketahanan ekonomi Indonesia di masa depan. (*)







