Pilarkita.com, PAREPARE — Edukasi narkoba Polres Parepare kembali menyasar kalangan pelajar sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak dini. Kali ini, Satuan Pembinaan Masyarakat atau Satbinmas Polres Parepare memberikan sosialisasi dan edukasi kepada siswa SMP Negeri 10 Kota Parepare.
Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Negeri 10 Kota Parepare yang berada di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung. Dalam kegiatan itu, para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, tetapi juga edukasi tentang pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Langkah preventif tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga generasi muda dari berbagai persoalan sosial yang dapat mengancam masa depan mereka. Pencegahan narkoba sejak usia sekolah dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan edukatif dan dialogis.
Dua personel Satbinmas Polres Parepare tampil sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah AIPDA Muh. Saleh, S.H., M.H. selaku Ps. Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Parepare, serta AIPDA Rudini Rusli selaku Kaurmintu Satbinmas Polres Parepare.
Keduanya memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai risiko penyalahgunaan narkotika yang dapat berdampak terhadap kesehatan, pendidikan, masa depan, hingga kehidupan sosial seseorang.
Dalam pemaparannya, para siswa diajak untuk memahami bahwa narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap masa depan generasi muda. Penyalahgunaan narkotika dapat merusak kesehatan fisik dan mental, menurunkan prestasi belajar, serta membuka risiko terjerumus dalam berbagai persoalan lainnya.
Karena itu, personel Polres Parepare menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak dini agar pelajar mampu menjaga diri dari pengaruh lingkungan yang dapat mendorong penyalahgunaan narkoba.
Para siswa juga diingatkan untuk berani menolak ajakan menggunakan narkoba serta lebih selektif dalam memilih pergaulan.
“Kegiatan ini bertujuan memberi pemahaman kepada pelajar agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Sekaligus membekali mereka agar lebih tertib saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujar salah satu pemateri di hadapan para siswa.
Selain membahas bahaya narkoba, kegiatan tersebut juga memberikan perhatian terhadap persoalan keselamatan berlalu lintas. Materi ini dinilai penting karena pelajar termasuk kelompok usia yang perlu mendapatkan pemahaman mengenai risiko kecelakaan di jalan raya.
Para siswa diberikan penjelasan mengenai pentingnya mematuhi rambu dan aturan lalu lintas. Mereka juga diingatkan agar selalu mengutamakan keselamatan ketika berada di jalan.
Materi keselamatan berkendara mencakup penggunaan perlengkapan keselamatan, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta larangan berkendara secara ugal-ugalan.
Kesadaran berlalu lintas sejak usia sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam upaya menekan risiko kecelakaan di jalan raya.
Melalui kegiatan edukasi tersebut, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami aturan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan langsung kepada siswa menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi yang lebih efektif antara aparat kepolisian dan generasi muda. Dengan suasana dialogis, siswa memiliki kesempatan untuk memahami materi melalui penjelasan yang lebih dekat dengan kehidupan mereka.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan sosialisasi tersebut. Kehadiran aparat kepolisian untuk memberikan edukasi secara langsung dinilai dapat membantu memperkuat kesadaran para siswa terhadap berbagai persoalan yang berpotensi menyasar generasi muda.
Narkoba dan kecelakaan lalu lintas menjadi dua persoalan yang membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, edukasi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan dari lingkungan keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah.
Dalam konteks pembangunan generasi muda di Kota Parepare, sinergi antara Polres Parepare dan Pemkot Parepare memiliki peran penting dalam memperkuat program pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial yang dapat menghambat perkembangan anak dan remaja.
Upaya membangun generasi yang sehat, disiplin, dan memiliki kesadaran hukum membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah dapat memperkuat program pembinaan generasi muda, sementara kepolisian terus menjalankan fungsi pencegahan dan edukasi di tengah masyarakat.
Kolaborasi antara aparat kepolisian, Pemkot Parepare, sekolah, dan keluarga menjadi fondasi penting dalam melindungi pelajar dari ancaman narkoba dan risiko kecelakaan lalu lintas.
Edukasi yang dilakukan Satbinmas Polres Parepare juga menunjukkan bahwa pencegahan tidak selalu harus dilakukan setelah muncul persoalan. Langkah preventif justru menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat sebelum generasi muda terpapar pengaruh negatif.
Para pelajar diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Pemahaman yang diperoleh dari kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan pergaulan.
Dengan pengetahuan mengenai bahaya narkoba, siswa diharapkan mampu mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi berbagai bentuk ajakan atau pengaruh negatif.
Demikian pula dalam berlalu lintas, kesadaran terhadap aturan harus tumbuh sejak dini. Kepatuhan terhadap rambu, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta sikap disiplin di jalan merupakan bagian dari tanggung jawab setiap pengguna jalan.
Edukasi narkoba Polres Parepare di SMP Negeri 10 menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat perlindungan terhadap generasi muda. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang berkelanjutan kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga diri, menjaga masa depan, serta menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus dilakukan dengan melibatkan lebih banyak unsur, termasuk sekolah, pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat.
Dengan langkah pencegahan yang dilakukan secara bersama-sama, ancaman penyalahgunaan narkoba dapat ditekan sejak dini. Pada saat yang sama, kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas juga dapat terus ditingkatkan.
Polres Parepare bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus memperkuat edukasi kepada generasi muda demi mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi masa depan pelajar di Kota Parepare.
(MS)




