Polres Parepare

Bukan Razia, Polisi Keliling 6 Jalan di Parepare dan Ajak Warga Berdialog

PAREPARE — Sejumlah personel Sat Samapta Polres Parepare menyusuri enam ruas jalan utama Kota Parepare, Senin (14/9/2026) sore. Kehadiran polisi bukan untuk melakukan razia, melainkan memantau situasi keamanan sekaligus membuka komunikasi dengan warga.

Patroli menyasar Jalan Andi Makkasau, Jalan Veteran, Jalan Andi Isa, Jalan Pemuda, Jalan H.A.M Arsyad, hingga Jalan Jenderal Ahmad Yani. Sejumlah kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat juga didatangi, mulai dari permukiman, lokasi keramaian, hingga pusat perbelanjaan.

Di sejumlah titik, personel turun dari kendaraan dinas dan menghampiri warga. Percakapan berlangsung secara langsung untuk mengetahui kondisi lingkungan sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas.

Pendekatan dialogis ini menjadi bagian dari upaya preventif Sat Samapta Polres Parepare untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Polisi tidak hanya mengandalkan patroli keliling, tetapi juga berupaya mendapatkan informasi langsung dari masyarakat.

Danru patroli Aiptu Jamaluddin mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Intinya kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Patroli tersebut dipimpin Aiptu Jamaluddin bersama Aipda Asri Hamzah, Bripda Muh Anwar, dan Bripda Randy Habi.

Kasat Samapta Polres Parepare AKP Muh. Habir, S.H mengatakan patroli dialogis merupakan salah satu langkah yang dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Selain memantau, personel juga berdialog dan memberikan imbauan kepada warga agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya,” kata AKP Muh. Habir.

Menurutnya, patroli akan terus dilakukan secara rutin dengan memperhatikan waktu dan lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan.

“Kami akan terus gencarkan patroli dialogis secara rutin, terutama di jam-jam dan lokasi yang rawan. Tujuannya agar masyarakat merasa aman dalam beraktivitas,” ujarnya.

Melalui pola tersebut, polisi ingin memastikan kehadiran aparat tidak hanya dirasakan ketika terjadi gangguan keamanan. Komunikasi langsung dengan warga diharapkan dapat memperkuat kepedulian bersama sekaligus mempercepat penyampaian informasi apabila muncul persoalan di lingkungan.

Bagi Sat Samapta Polres Parepare, menjaga kamtibmas bukan semata soal penindakan. Hadir lebih awal, mendengar warga, dan membangun komunikasi menjadi bagian dari upaya mencegah gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Berita Terkait