PINRANG, Pilarkita.com – Sebagai Pimpinan yang baru menempati penugasan, berbagai kegiatan serimonial, seperti Mohammad Ilyas, S.Pd Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Kabalangan, Kabupaten Pinrang, disambut Tari Padduppa siswi sekolah tersebut, Kamis (15/5/2025).
Koordinator Wilayah (Korwil) Disdikbud Duampanua, Drs Basri, M,Pd dan para guru serta siswa-siswi SMP Negeri 3 Kabalangan, dalam sambutannya mengatakan bahwa, sesuai surat edaran Dinas pendidikan dan Kebudayaan Pinrang tentang larangan mengadakan acara perpisahan untuk siswa dan studi tour, untuk mengurangi beban orang tua siswa, karena bila acara perpisahan otomatis ada sumbangan dari orang tua siswa. Akan tetapi acara perpisahan siswa siswi yang lulus, juga adalah puncak kegembiraan mereka.
Untuk itu, acaranya bisa di ganti dengan melakukan kegiatan lainnya misalnya syukuran, lanjut Basri bahwa Disdikbud juga melarang siswa yang telah tamat (lulus) melakukan kegiatan kompoi dan Coret-coret baju.
Jangan pernah ada siswa siswi setelah pengumuman kelulusan mereka melakukan kegiatan kompoi dan Coret coret baju, “Alangkah baiknya jika seragam yang selama ini yang dipakai, dikumpulkan lalu di sumbangkan kepada anak anak kita yang baru mau masuk SMP mereka, ini adalah salah satu peran dan tugas kepala sekolah, bagaimana cara menyampaikan kepada siswa yang telah lulus sekolah nanti,”pesan Korwil Basri.
Dan bagi orang tua dan siswa yang tetap ingin rekreasi dengan anaknya itu diperbolehkan, dengan catatan tidak boleh menggunakan atribut sekolah pada saat rekreasi dan tidak boleh minta izin dari pihak sekolah. Kemudian Disdikbud juga berpesan, agar bijaklah menggunakan media sosial, karena bagi guru atau PNS sering kali terlihat di pusat perbelanjaan sambil berfoto selpy padahal masih waktu kerja.
Sementara, Mohammad Ilyas S.Pd selaku kepala sekolah yang baru mengatakan bahwa, “Saya sangat bersyukur karena penempatan ini suasananya sangat positif, para guru gurunya baik, tidak banyak lagi yang perlu di benahi,” ujarnya, dan Pak Korwil Duampanua mohon di bimbing dalam mengemban tugas dan amanah ini, karena saya masih minim pengalaman sebagai kepala sekolah, tuturnya.
(NASRI NONA/ Pilarkita.com)







