PAREPARE, PILARKITA.COM – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Prof. Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd., resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan para wakil rektor, dekan, serta pejabat pelaksana akademik perangkat rektor untuk masa jabatan 2026–2030. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Ballroom IAIN Parepare pada Senin, 25 Mei 2026.
Acara ini dihadiri oleh segenap sivitas akademika, pejabat kampus, serta keluarga dari para pejabat yang dilantik. Prosesi sakral diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Rektor, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara pelantikan, dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Rektor serta seluruh tamu undangan.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Dr. Zulfah, M.Pd. sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Nurhikmah, M.Sos.I. sebagai Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, serta Dr. Kaharuddin, S.Ag., M.Pd.I. sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama.
Selain itu, Rektor juga melantik Prof. Dr. Rahmawati, M.Ag. sebagai Direktur Pascasarjana, Dr. Ahdar, M.Pd.I. sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Budiman, M.HI. sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKSHI), Dr. Muhiddin, Lc., M.Fil.I. sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), serta Dr. Andi Bahri, M.E. sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hj. Darmawati, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari estafet kepemimpinan strategis yang sangat penting dalam memperkuat kelembagaan IAIN Parepare. Pejabat yang baru dilantik disebutnya sebagai pilar utama penggerak roda akademik dan tata kelola kampus.
“Hari ini, IAIN Parepare kembali melakukan estafet kepemimpinan yang sangat krusial. Pejabat yang dilantik hari ini, mulai dari Wakil Rektor, Dekan, hingga Kepala SPI adalah pilar utama penggerak universitas. Ini bukan sekadar pergantian personel, melainkan penyelarasan kembali kemudi institusi untuk berlayar lebih jauh,” ujar Prof. Darmawati.
Lebih lanjut, Rektor mengingatkan bahwa jabatan kepemimpinan dalam Islam adalah amanah besar yang menuntut integritas tinggi. Mengutip pemikiran ulama Yusuf Qardhawi dalam Fiqh al-Imarah, ia menekankan bahwa kepemimpinan adalah tanggung jawab, bukan ajang mencari keuntungan pribadi.
“Jabatan ex-officio ini menuntut Saudara menjadi figur yang selesai dengan dirinya sendiri, agar bisa sepenuhnya mewakafkan waktu dan pikiran bagi lembaga,” ungkapnya tegas.
Berpegang pada prinsip kepemimpinan modern John Maxwell, Prof. Darmawati juga menggarisbawahi pentingnya inovasi. Ia menuntut para pejabat baru untuk tidak terjebak dalam rutinitas birokrasi semata, melainkan berani menjadi penentu arah masa depan institusi.
“Sebagai Wakil Rektor yang merumuskan kebijakan, Dekan yang mengomandoi fakultas, dan SPI yang mengawal tata kelola keuangan serta prosedur, Saudara-saudara dilarang hanya sekadar mengikuti arus. Saudara adalah navigator yang harus menentukan arah baru dan memastikan IAIN Parepare melangkah menuju tataran internasional dengan tata kelola yang bersih,” imbuhnya.
Mengakhiri arahannya, Rektor tidak lupa menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pejabat periode sebelumnya atas dedikasi dan fondasi kemajuan yang telah diletakkan demi kemajuan IAIN Parepare.
“Fondasi kemajuan IAIN Parepare yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari keputusan strategis, kerja keras, dan pengabdian para pimpinan sebelumnya. Tugas struktural boleh berakhir, namun kontribusi pemikiran Saudara sebagai guru dan ilmuwan akan selalu kami butuhkan,” pungkasnya. (*)






