PINRANG, PILARKITA.COM – Program internship dokter yang dijalankan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pinrang membuahkan hasil positif. Program tersebut terbukti efektif memperkuat layanan kesehatan, di RSUD Pinrang dan Puskesmas.
Terbaru Pemkab Pinrang kembali menerima Delapan dokter gigi muda. Tidak hanya menimba pengalaman, tetapi juga langsung berkontribusi nyata.
Data Dinkes Pinrang menunjukkan adanya penurunan waktu tunggu dan antrean di Poli Gigi kedua fasilitas kesehatan tersebut sejak kehadiran para intern.
“Alhamdulillah, program ini memberikan dampak yang sangat sinergis. Para dokter muda mendapatkan sekolah lapangan yang invaluable, sementara masyarakat mendapatkan akses layanan yang lebih cepat dan berkualitas,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi, dalam pemantauan terbaru, Selasa 25 September
Dyah menjelaskan, model penempatan ganda di rumah sakit dan puskesmas terbukti sukses memberikan pengalaman holistik. Para intern mampu menangani kasus kompleks di RSUD, seperti bedah minor, sekaligus giat melakukan edukasi kesehatan gigi dan program preventif di wilayah Puskesmas Salo Sulili.
Salah satu dokter gigi peserta internship, drg. Fitriani, mengaku sangat terbantu dengan program ini. “Perpaduan praktik di level rujukan dan primer membuat kami lebih percaya diri dan memahami betul spektrum masalah kesehatan gigi masyarakat dari hulu ke hilir,” katanya.
Melihat kesuksesan ini, Dinkes Pinrang berencana untuk memperkuat dan memperluas model program internship ini ke bidang spesialisasi lainnya pada tahun depan.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk pemerataan tenaga kesehatan yang kompeten dan peningkatan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh di Pinrang.(*)






