Polres Parepare

Cegah Kerugian, Polres Parepare Tertibkan Calo Tiket di Kawasan Pelabuhan

Pilarkita.com, PAREPARE — Penertiban calo tiket Pelabuhan Nusantara Parepare dilakukan Polres Parepare sebagai langkah cepat merespons aktivitas percaloan yang dinilai berpotensi meresahkan dan merugikan masyarakat, khususnya calon penumpang transportasi laut.

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare, Jalan Andi Cammi, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat malam, 11 September 2026.

Penertiban dilakukan setelah Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) memberikan perintah langsung kepada Kanit Reskrim untuk segera mengambil langkah terhadap aktivitas percaloan tiket yang ditemukan di kawasan pelabuhan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kanit Reskrim Polsek KPN Polres Parepare, Ipda Fahrul Nurdin, S.H., bersama personel langsung bergerak menuju sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas penumpang.

Kegiatan penertiban dimulai sekitar pukul 22.00 Wita dengan menyasar kawasan terminal dan sejumlah area pelayanan penumpang di Pelabuhan Nusantara Parepare.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman kepada warga yang menggunakan jasa transportasi laut.

Polres Parepare Cegah Penumpang Menjadi Korban Calo

Praktik percaloan tiket menjadi perhatian karena dapat menimbulkan berbagai persoalan bagi masyarakat. Selain kemungkinan pembelian tiket dengan harga yang tidak sesuai tarif resmi, calon penumpang juga berpotensi menghadapi masalah apabila tiket diperoleh melalui pihak yang tidak memiliki kewenangan resmi.

Dalam kondisi tertentu, pembelian tiket melalui jalur tidak resmi dapat menimbulkan risiko ketidaksesuaian data perjalanan. Situasi tersebut dapat menyulitkan penumpang ketika menjalani proses pemeriksaan sebelum keberangkatan.

Polres Parepare memandang perlindungan terhadap calon penumpang sebagai bagian penting dari pengamanan kawasan pelabuhan.

Karena itu, personel Polsek KPN tidak hanya melakukan pengawasan di lapangan, tetapi juga melakukan pendataan terhadap orang-orang yang diduga menjalankan aktivitas percaloan.

Berdasarkan hasil kegiatan, sedikitnya tujuh orang dilakukan pendataan oleh personel Polsek KPN Polres Parepare.

Pendataan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memetakan aktivitas yang berlangsung di kawasan pelabuhan sekaligus memberikan peringatan agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi merugikan pengguna jasa transportasi laut.

Kepolisian juga terus mengawasi perkembangan situasi untuk memastikan aktivitas penumpang di Pelabuhan Nusantara Parepare berlangsung dengan tertib.

Kapolsek KPN Perintahkan Kanit Reskrim Bergerak Cepat

Respons cepat yang dilakukan personel menunjukkan bahwa persoalan keamanan dan ketertiban di kawasan Pelabuhan Nusantara menjadi perhatian serius.

Kapolsek KPN memberikan perintah kepada Kanit Reskrim untuk segera melakukan penertiban setelah aktivitas para calo dinilai mulai menimbulkan keresahan di kalangan calon penumpang.

Perintah tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan kehadiran personel di lapangan untuk melakukan pengawasan, memberikan pembinaan, serta mendata pihak-pihak yang ditemukan diduga menjalankan aktivitas percaloan.

Kapolsek KPN menegaskan bahwa kawasan pelabuhan harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami tidak ingin masyarakat yang hendak bepergian justru menjadi korban karena membeli tiket melalui jalur tidak resmi. Personel kami akan terus melakukan pengawasan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan apabila ditemukan praktik yang merugikan atau mengarah pada tindak pidana,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan kebutuhan masyarakat akan tiket perjalanan.

Kepolisian menegaskan bahwa masyarakat harus mendapatkan akses layanan perjalanan secara aman, transparan, dan sesuai dengan prosedur resmi.

Masyarakat Diimbau Membeli Tiket Melalui Jalur Resmi

Selain melakukan penertiban, Polsek KPN Polres Parepare juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli tiket perjalanan.

Calon penumpang diminta tidak mudah menerima tawaran tiket dari pihak yang tidak memiliki kewenangan resmi.

Masyarakat dianjurkan membeli tiket melalui loket resmi atau kanal penjualan yang telah ditentukan oleh operator kapal.

Langkah tersebut penting untuk menghindari berbagai risiko yang dapat muncul akibat transaksi melalui jalur tidak resmi.

Pembelian tiket melalui saluran resmi juga memberikan kepastian kepada calon penumpang mengenai data perjalanan, tarif, serta prosedur keberangkatan.

Kepolisian mengingatkan bahwa kemudahan yang ditawarkan pihak tertentu di luar mekanisme resmi tidak selalu menjamin keamanan transaksi.

Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan tidak tergiur dengan janji mendapatkan tiket secara cepat apabila proses yang ditawarkan tidak sesuai prosedur.

Calo Tiket Berpotensi Merugikan Penumpang

Kepolisian menilai praktik percaloan tidak hanya berkaitan dengan persoalan harga tiket.

Aktivitas tersebut berpotensi membuka ruang terjadinya persoalan lain, termasuk dugaan penipuan, ketidaksesuaian data perjalanan, pemalsuan data hingga tindakan intimidasi terhadap calon penumpang.

Tiket yang diperoleh melalui perantara tidak resmi juga berisiko tidak sesuai dengan tarif yang telah ditetapkan.

Selain kerugian secara materi, calon penumpang dapat kehilangan waktu dan kesempatan melakukan perjalanan apabila mengalami masalah saat proses pemeriksaan.

Kerugian tersebut dapat semakin besar apabila masyarakat baru mengetahui adanya persoalan setelah tiba di pelabuhan atau menjelang waktu keberangkatan.

Karena itu, Polres Parepare melalui Polsek KPN mendorong masyarakat untuk lebih teliti dalam melakukan transaksi pembelian tiket.

Calon penumpang juga diimbau untuk memastikan bahwa pihak yang menawarkan layanan penjualan tiket benar-benar memiliki kewenangan.

Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi ruang bagi praktik-praktik yang memanfaatkan kebutuhan masyarakat, terutama ketika terjadi peningkatan jumlah penumpang.

Pengawasan di Pelabuhan Akan Terus Dilakukan

Penertiban yang dilakukan pada Jumat malam tersebut bukan sekadar kegiatan sesaat.

Personel Polsek KPN diarahkan untuk terus melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi lokasi aktivitas percaloan.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare tetap kondusif, terutama ketika terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi laut.

Polres Parepare juga membuka kemungkinan melakukan tindakan lebih tegas apabila dalam pemeriksaan ditemukan unsur perbuatan yang mengarah pada tindak pidana.

Tindakan tersebut dapat dilakukan sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan dugaan pemerasan, penipuan, intimidasi, atau bentuk pelanggaran lainnya.

Kepolisian menegaskan bahwa penertiban dilakukan sebagai bagian dari perlindungan terhadap masyarakat.

Tujuannya bukan semata-mata melakukan pengosongan terhadap aktivitas tertentu di kawasan pelabuhan, melainkan memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan perjalanan secara transparan dan aman.

Dengan pengawasan yang lebih intensif, calon penumpang diharapkan dapat menjalani proses keberangkatan tanpa tekanan maupun kekhawatiran menjadi korban praktik yang merugikan.

Masyarakat Diminta Segera Melapor

Polres Parepare juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli tiket dari pihak yang tidak jelas kewenangannya.

Apabila menemukan dugaan praktik percaloan, pungutan liar, pemerasan, penipuan, atau tindakan lain yang meresahkan di kawasan pelabuhan, masyarakat diminta segera menyampaikan informasi kepada petugas kepolisian.

Peran masyarakat dinilai penting untuk membantu menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman dan tertib.

Informasi yang disampaikan warga dapat menjadi bahan bagi petugas untuk melakukan pengecekan dan mengambil langkah sesuai situasi di lapangan.

Penertiban calo tiket Pelabuhan Nusantara Parepare menjadi pesan bahwa kepolisian tidak akan membiarkan praktik yang berpotensi merugikan masyarakat berlangsung tanpa pengawasan.

Melalui patroli, pendataan, pembinaan, dan penindakan sesuai ketentuan apabila diperlukan, Polres Parepare berharap kawasan Pelabuhan Nusantara dapat menjadi tempat pelayanan transportasi yang lebih aman dan nyaman.

Bagi masyarakat, langkah paling penting adalah memastikan seluruh proses pembelian tiket dilakukan melalui mekanisme resmi.

Dengan demikian, calon penumpang dapat mengurangi risiko kerugian sekaligus mendukung terciptanya pelayanan transportasi laut yang tertib, transparan, dan aman di Kota Parepare.

MS

Berita Terkait