PAREPARE, PILARKITA.COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya tetap aman pasca terjadinya aksi panic buying di tengah masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Untuk memastikan kondisi tersebut, Tasming melakukan peninjauan langsung ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), salah satunya SPBU 74.91154 Soreang, Rabu, 1 April 2026.
Dalam kunjungan itu, Wali Kota didampingi Ketua Hiswana Migas Parepare, Ibrahim Mukti, serta perwakilan Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Rudi Partan.
Di lokasi, Wali Kota juga sempat berdialog dengan sejumlah pengendara yang tengah mengantre pengisian BBM. Ia menegaskan bahwa informasi terkait kenaikan harga BBM per 1 April yang beredar di masyarakat tidak benar.
“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada kenaikan harga BBM. Stok di SPBU Parepare juga aman. Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak perlu melakukan pembelian berlebihan,” ujar Tasming.
Ketua Hiswana Migas Parepare, Ibrahim Mukti, menambahkan bahwa pasokan BBM dari Pertamina tetap terjaga. Menurutnya, antrean panjang yang terjadi beberapa hari terakhir lebih disebabkan oleh aksi panic buying masyarakat, serta meningkatnya mobilitas akibat arus balik.
Sementara itu, Rudi Partan memastikan adanya penambahan suplai BBM untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Ia menjelaskan, distribusi ke SPBU di Parepare ditingkatkan secara signifikan.
“Rata-rata SPBU di Parepare biasanya menerima 8 kiloliter per hari, namun hari ini kita tingkatkan hingga 24 kiloliter. Jadi stok BBM di Parepare aman dan terkendali,” jelasnya.
Tasming juga mengungkapkan, isu kenaikan harga BBM sempat memicu kepanikan warga hingga melakukan pembelian dalam jumlah berlebih. Padahal, DPR RI telah menegaskan tidak ada kebijakan kenaikan harga BBM per 1 April.
Pemerintah daerah bersama Pertamina memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar. Masyarakat pun diimbau untuk tidak terpengaruh isu yang belum tentu benar serta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. (*)







