Nasional

Skill Challenge Pemadam Karhutla Polda Sulsel Digelar, Kapolda: Uji Kecepatan dan Keselamatan Personel

Pilarkita.com, Sulawesi Selatan — Polda Sulawesi Selatan menggelar Skill Challenge Pemadam Karhutla Polda Sulsel di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan, kesiapsiagaan, dan kemampuan personel dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta berbagai situasi darurat.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menyaksikan langsung pelaksanaan kegiatan tersebut bersama Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., para pejabat utama Polda Sulsel, serta seluruh personel.

Skill Challenge tersebut mempertemukan tiga tim dari satuan berbeda. Ketiganya terdiri atas Satuan Brimob Polda Sulsel, Ditpolairud Polda Sulsel, dan Ditsamapta Polda Sulsel.

Para peserta menunjukkan kemampuan dalam melaksanakan penanganan kebakaran dengan mengutamakan sejumlah aspek penting. Kecepatan, ketepatan, kekompakan, dan keselamatan menjadi bagian utama yang dinilai dalam pelaksanaan tantangan tersebut.

Uji Keterampilan Personel Hadapi Karhutla

Pelaksanaan Skill Challenge tidak hanya menghadirkan suasana kompetisi. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi personel untuk menguji kemampuan teknis sekaligus memahami langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.

Antusiasme terlihat dari peserta yang mengikuti setiap tahapan tantangan. Personel lain yang menyaksikan kegiatan tersebut juga memberikan perhatian terhadap proses pelaksanaan Skill Challenge.

Melalui simulasi dan tantangan yang diberikan, personel mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan dalam merespons situasi kebakaran. Kesiapan menghadapi keadaan darurat membutuhkan kemampuan teknis yang terlatih, koordinasi yang baik, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

Karena itu, kegiatan seperti Skill Challenge memiliki peran penting dalam membangun kesiapan personel. Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan tersebut juga mendorong setiap tim untuk bekerja secara terkoordinasi ketika menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat.

Kapolda Sulsel Tekankan Fungsi Pembelajaran

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan bahwa Skill Challenge tidak sekadar menjadi perlombaan untuk menentukan pemenang.

Menurutnya, kegiatan tersebut harus memberikan manfaat bagi seluruh personel, terutama dalam memahami tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi persoalan seperti kebakaran dan keadaan darurat lainnya.

“Kegiatan ini bukan hanya berlomba, tetapi merupakan pembelajaran bagi kita semua. Kita harapkan seluruh anggota sudah mengetahui apa yang harus diperbuat ketika menghadapi permasalahan seperti ini,” ujar Kapolda Sulsel.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa aspek pembelajaran menjadi tujuan utama Skill Challenge. Dengan pengalaman melalui latihan dan simulasi, personel diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memahami langkah penanganan yang tepat ketika berada dalam kondisi sebenarnya.

Kapolda juga memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan. Kemampuan menangani kebakaran harus berjalan seiring dengan pemahaman mengenai prosedur keselamatan dalam menjalankan tugas.

Hal tersebut penting karena penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat menghadirkan berbagai risiko. Personel perlu mampu membaca kondisi di lapangan dan mengambil tindakan secara tepat tanpa mengabaikan keselamatan diri maupun anggota tim.

Tiga Tim Adu Kemampuan

Skill Challenge Pemadam Karhutla Polda Sulsel diikuti oleh tiga tim yang mewakili satuan masing-masing. Setiap tim menunjukkan kemampuan dalam menghadapi tantangan penanganan kebakaran.

Sat Brimob Polda Sulsel berhasil meraih Juara I dalam perlombaan tersebut. Posisi Juara II ditempati oleh Ditsamapta Polda Sulsel, sedangkan Ditpolairud Polda Sulsel meraih Juara III.

Hasil tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus apresiasi terhadap kemampuan para peserta. Persaingan antartim berlangsung dengan mengedepankan kemampuan, koordinasi, dan ketepatan dalam menjalankan setiap tahapan tantangan.

Pada akhir kegiatan, Kapolda Sulsel menyerahkan secara langsung medali, plakat, dan hadiah hiburan kepada para pemenang. Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi dan kemampuan yang ditunjukkan selama kegiatan.

Di sisi lain, keberadaan tiga satuan dengan karakter tugas berbeda menunjukkan pentingnya kesiapan menghadapi kondisi darurat dari berbagai lini. Setiap personel memiliki peran yang dapat saling mendukung dalam penanganan keadaan yang membutuhkan respons cepat dan terukur.

Dorong Profesionalisme dan Kesiapsiagaan

Kegiatan Skill Challenge Pemadam Karhutla Polda Sulsel menjadi salah satu upaya untuk memperkuat profesionalisme personel dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Peningkatan kemampuan tidak hanya berorientasi pada kecepatan bertindak, tetapi juga pada ketepatan prosedur dan keselamatan selama menjalankan tugas. Dengan demikian, personel diharapkan dapat memberikan respons yang lebih baik ketika menghadapi keadaan darurat di lapangan.

Selain Karhutla, kemampuan yang diasah melalui kegiatan tersebut juga dapat mendukung kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kondisi darurat lainnya. Latihan yang dilakukan secara terarah dapat membantu membangun koordinasi dan kesiapan tim sebelum menghadapi situasi nyata.

Polda Sulsel melalui kegiatan tersebut juga mendorong setiap anggota untuk memahami tanggung jawabnya ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat. Kesiapsiagaan personel menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan keadaan darurat yang cepat, tepat, dan tetap mengutamakan keselamatan.

Dengan pelaksanaan Skill Challenge, kemampuan personel diharapkan terus berkembang melalui latihan dan pengalaman. Pada akhirnya, kesiapan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi internal kepolisian, tetapi juga mendukung upaya memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi kondisi darurat.

(MS)

Berita Terkait