Pilarkita.com, Sulawesi Selatan — Bhayangkara Off Road Merdeka 2026 resmi dimulai setelah Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., melepas peserta di Lapangan SPN Batua Polda Sulsel, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026. Selain menghadirkan kegiatan olahraga dan rekreasi, agenda ini membawa misi sosial dengan melibatkan unsur pemerintah, komunitas otomotif, serta masyarakat.
Pembukaan Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V Tahun 2026 turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel. Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta sejumlah Kapolres juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Mengusung tema “Jelajah Alam, Peduli, Wujudkan Ketahanan Pangan dan Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat”, kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta.
Para peserta akan menempuh lintasan yang menghubungkan sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan. Rute tersebut mencakup Makassar, Barru, Sidrap, hingga Parepare.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Agustus 2026. Sepanjang perjalanan, peserta tidak hanya menjalani tantangan lintasan off road, tetapi juga diarahkan untuk membawa semangat kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Kapolda Sulsel Tekankan Semangat Kolaborasi
Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, Bhayangkara Off Road Merdeka merupakan bentuk kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, organisasi olahraga otomotif, dan komunitas.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjadikan kegiatan tersebut tidak sekadar sebagai agenda olahraga otomotif.
“Bhayangkara Off Road Merdeka adalah wujud kolaborasi. Kita berharap kegiatan ini bisa menjadi sumbangsih bagi pembangunan di Sulawesi Selatan,” ujar Kapolda.
Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat persatuan dan kepedulian. Semangat tersebut dinilai sejalan dengan peringatan Hari Bhayangkara dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Sejalan dengan peringatan Hari Bhayangkara dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, mari kita jadikan event ini sebagai wujud semangat kemerdekaan, merawat persatuan, memperkuat kepedulian, dan menebar manfaat bagi masyarakat serta pemerintah daerah,” tuturnya.
Pesan tersebut menempatkan kegiatan off road sebagai ruang untuk membangun interaksi yang lebih luas antara Polri, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat.
Jelajah Alam Sekaligus Kenalkan Potensi Daerah
Rute Bhayangkara Off Road Merdeka 2026 yang melewati sejumlah wilayah Sulawesi Selatan juga membuka ruang untuk memperkenalkan potensi daerah.
Lintasan Makassar, Barru, Sidrap, hingga Parepare memberikan pengalaman bagi peserta untuk menjelajahi beragam kawasan di Sulawesi Selatan. Perjalanan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi wisata di daerah yang dilalui.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi pelaksanaan Bhayangkara Off Road Merdeka. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki manfaat yang lebih luas karena tidak hanya berorientasi pada olahraga dan rekreasi.
Kegiatan ini juga dinilai dapat memperkenalkan potensi wisata serta memberikan manfaat sosial bagi masyarakat di wilayah yang menjadi lintasan peserta.
Dengan melibatkan peserta dari komunitas otomotif, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperluas jejaring dan memperkuat hubungan antarkomunitas.
Pada saat yang sama, kehadiran unsur pemerintah daerah dan kepolisian memperlihatkan dukungan lintas sektor terhadap kegiatan yang menggabungkan olahraga, eksplorasi alam, dan kepedulian sosial.
Peserta Didorong Beri Manfaat bagi Masyarakat
Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V Tahun 2026 tidak hanya mengandalkan aktivitas berkendara di medan off road. Peserta juga didorong untuk terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Sejumlah agenda sosial menjadi bagian dari semangat kegiatan tersebut. Peserta didorong untuk berkontribusi melalui kegiatan sosial, edukasi mengenai kepedulian lingkungan, serta dukungan terhadap pembangunan fasilitas sosial di daerah yang dilalui.
Konsep tersebut membuat kegiatan off road memiliki dimensi yang lebih luas. Tantangan perjalanan tetap menjadi bagian utama, tetapi pengalaman tersebut diarahkan untuk membangun kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat.
Selain itu, tema ketahanan pangan yang diusung dalam kegiatan menunjukkan adanya perhatian terhadap isu pembangunan masyarakat. Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas otomotif, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan kegiatan yang tidak berhenti pada seremoni.
Perkuat Sinergi Polri dan Komunitas
Keterlibatan organisasi dan komunitas otomotif menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan Bhayangkara Off Road Merdeka 2026.
Polda Sulsel menggandeng IOF Pengda Sulawesi Selatan serta komunitas otomotif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa komunitas dapat menjadi mitra dalam menghadirkan kegiatan positif di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan bersama, hubungan antara aparat kepolisian dan komunitas otomotif juga dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong kegiatan otomotif yang sehat, aman, tertib, dan memiliki dampak sosial.
Di sisi lain, kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi komunitas untuk menyalurkan aktivitas otomotif dalam bentuk yang lebih terarah. Peserta dapat menikmati olahraga dan rekreasi sekaligus menjalankan kegiatan sosial di wilayah yang mereka lewati.
Hal tersebut sejalan dengan semangat Bhayangkara Off Road Merdeka yang tidak hanya menonjolkan kemampuan peserta menghadapi medan perjalanan, tetapi juga mengedepankan kepedulian dan kontribusi kepada daerah.
Berlangsung Tiga Hari Lintas Sulawesi Selatan
Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V Tahun 2026 berlangsung selama tiga hari, yakni 28 sampai 30 Agustus 2026.
Dengan sekitar 500 peserta dan rute yang melintasi Makassar, Barru, Sidrap, hingga Parepare, kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang mempertemukan komunitas otomotif dengan unsur pemerintah dan kepolisian dalam satu rangkaian kegiatan.
Perjalanan lintas daerah tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi wilayah sekaligus membangun interaksi dengan masyarakat setempat.
Selain aspek olahraga dan rekreasi, peserta membawa misi untuk ikut menjaga kepedulian terhadap lingkungan dan memberikan manfaat sosial selama kegiatan berlangsung.
Pada akhirnya, Bhayangkara Off Road Merdeka 2026 diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak perjalanan di lintasan, tetapi juga manfaat bagi masyarakat di daerah yang dilalui.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas otomotif, dan masyarakat Sulawesi Selatan. Semangat tersebut diharapkan terus berkembang melalui kegiatan yang mengedepankan persatuan, kepedulian, ketertiban, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
(MS)







