Daerah

Majelis Walidain SD Hafidz Al Qur’bah Tekankan Peran Orang Tua dalam Membersamai Anak Menghafal Al-Qur’an

PAREPARE – SD Hafidz Al Qur’bah menyelenggarakan kegiatan Majelis Walidain, sebuah program pembinaan orang tua yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai kewajiban dan tanggung jawab mereka dalam mendidik serta mendampingi anak, khususnya dalam pembentukan karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Majelis Walidain edisi kali ini dilaksanakan secara daring pada Ahad, 12 Juli 2026, dan diikuti oleh orang tua siswa dengan antusias. Dalam kegiatan tersebut, sekolah menghadirkan dua narasumber yang memberikan penguatan mengenai pentingnya peran keluarga dalam pendidikan Al-Qur’an.

Narasumber pertama, Ustadzah Sri Sulastri, S.Pd, Gr, MKes, menyampaikan materi mengenai pentingnya orang tua menjadi teladan dengan menjadikan diri sebagai penghafal Al-Qur’an.

Menurutnya, kebiasaan orang tua dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an akan memberikan pengaruh yang kuat terhadap semangat anak dalam menghafal dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Pemateri kedua, Dr Arfianty, SE, MSi., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umpar sekaligus orang tua dari siswa Andi Nailah dan Andi Nadia, memaparkan materi tentang peran strategis seorang ibu dalam mendampingi anak di rumah.

Ia menekankan bahwa keberhasilan anak dalam menghafal Al-Qur’an tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pendampingan yang konsisten di lingkungan keluarga.

Dalam paparannya, Dr. Arfianty menjelaskan bahwa ibu memiliki peran penting sebagai pendidik pertama bagi anak. Pendampingan yang dilakukan melalui pembiasaan murajaah, pemberian motivasi, serta penciptaan suasana rumah yang kondusif akan membantu anak mencintai Al-Qur’an dan menjadikan aktivitas menghafal sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.

Melalui kegiatan Majelis Walidain, SD Hafidz Al Qur’bah berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga berakhlak mulia serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan. (*)

 

 

Berita Terkait