Pendidikan

Pejabat Eselon II BI Ikuti Pembekalan, Kolonel Haryo Mustoko Tekankan Pentingnya Konsensus Dasar Bangsa

 

BOGOR, PILARKITA.COM – Pejabat eselon II Bank Indonesia sebanyak 31 orang mengikuti pembekalan, di kelas  Nusantara 1 Pusat Kompetensi BPSDM Kemhan Desa Cibodas Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kapus Program  Belanegara dan Pengabdian Masyarakat LPPM Unhan RI, Kolonel Inf Dr Haryo Mustoko S Sos MM CIT yang menjadi pemateri membawakan materi konsensus dasar bangsa.

Dalam paparannya, Kolonel Haryo Mustoko menekankan empat Konsensus Dasar Bangsa sebagai prinsip hidup dalam bernegara.

Keempat poin tersebut , pertama Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional, yang mencakup nilai-nilai religius, kekeluargaan, keselarasan, kerakyatan, dan keadilan.

Kedua, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi dan dasar hukum tertinggi negara, yang mengatur hak dan kewajiban warga negara.

Ketiga, Bhinneka Tunggal Ika:sebagai semboyan nasional yang menekankan persatuan dan kesatuan bangsa, meskipun memiliki keberagaman budaya, agama, dan ras.

Keempat, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI): sebagai bentuk negara yang menegaskan kedaulatan dan kesatuan wilayah Indonesia.

Materi yang dibawakan Haryo bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pegawai Bank Indonesia eselon II tentang pentingnya konsensus dasar bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme.

Menurutnya,  materi Konsensus Dasar Negara penting untuk karyawan eselon II Bank Indonesia. Dengan beberapa alas an.

“Karyawan eselon II Bank Indonesia sebagai pemimpin dan pengambil keputusan harus memiliki kesadaran nasionalisme yang kuat untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara,” ujar Haryo.

Selain itu, Konsensus Dasar Negara mencakup nilai-nilai dasar negara seperti Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. Karyawan eselon II Bank Indonesia harus memahami dan menghargai nilai-nilai ini untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Karyawan eselon II Bank Indonesia harus memiliki integritas dan profesionalisme yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Konsensus Dasar Negara dapat membantu meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya integritas dan profesionalisme,” tegasnya.

Haryo menyebut, karyawan eselon II Bank Indonesia harus dapat mengambil keputusan yang tepat dan bijak dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Konsensus Dasar Negara dapat membantu mereka memahami prinsip-prinsip dasar negara dan mengambil keputusan yang sesuai dengan nilai-nilai dasar negara.

“Harus dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Indonesia. Konsensus Dasar Negara dapat membantu mereka memahami pentingnya kepercayaan masyarakat dan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Makanya, Haryo menegaskan, materi Konsensus Dasar Negara sangat penting untuk karyawan eselon II Bank Indonesia untuk meningkatkan kesadaran nasionalisme, menghargai nilai-nilai yang ada pada 4 konsensus  dasar bangsa, meningkatkan integritas dan profesionalisme, mengambil keputusan yang tepat, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.  (*)

Berita Terkait