Kota Parepare

Anggaran Rehabilitasi Tanggul Bandar Madani Rp900 Juta

PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan rehabilitasi sejumlah tanggul di kawasan pesisir. Salah satu yang sementara dikerjakan berada di Jalan Bandar Madani, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung.

Rehabilitasi tanggul sepanjang sekitar 80 meter tersebut menelan anggaran sekitar Rp900 juta lebih. Pekerjaan itu dipantau jajaran Dinas PUPR Parepare guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai spesifikasi dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Parepare, Irwan, bersama Kepala Bidang Cipta Karya Suhandi dan Koordinator Lapangan (Korlap) Arie Tulung turun meninjau lokasi pekerjaan, Selasa, 29 September 2026.

“Progres pekerjaan tanggul Bandar Madani yang dikerjakan ini sekitar 80 meter dengan pagu anggaran Rp900 juta lebih,” ujar Irwan saat ditemui di lokasi.

Dalam peninjauan tersebut, Irwan mengecek sejumlah item pekerjaan, di antaranya pembesian cakar ayam, pasangan batu, serta bagian konstruksi lainnya. Ia meminta pihak kontraktor tetap memperhatikan kualitas pekerjaan selama proses pembangunan berlangsung.

“Kita terus pantau progres pekerjaannya untuk menjaga mutu dari hasil pekerjaan rekanan,” katanya.

Irwan mengungkapkan, Dinas PUPR Parepare juga telah menyiapkan proposal rehabilitasi seluruh tanggul yang berada di sepanjang kawasan pesisir. Program tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran hingga puluhan miliar rupiah.

Sejumlah tanggul yang masuk dalam rencana penanganan antara lain tanggul Bandar Madani, kawasan Lakessi, Cempae, Mattirotasi Baru, serta tanggul Tonrangeng bagian dalam dan luar.

Khusus tanggul Bandar Madani, kata Irwan, dibutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk menuntaskan rehabilitasi secara keseluruhan. Penanganan tersebut juga akan dilengkapi dengan pembangunan drainase induk untuk meminimalisasi genangan akibat limpasan air laut saat pasang.

“Termasuk kita butuh anggaran sekitar Rp5 miliar untuk menuntaskan tanggul Bandar Madani secara keseluruhan. Termasuk ada drainase induk untuk meminimalisir banjir rob saat air laut pasang,” jelasnya.

Selain penguatan struktur tanggul, kawasan tersebut direncanakan mendapat penataan pendukung berupa trotoar. Menurut Irwan, lokasi tanggul Bandar Madani yang berada di sekitar kawasan Pelabuhan Nusantara memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata sekaligus pusat aktivitas ekonomi baru di Kota Parepare.

“Kalau rehabilitasinya tuntas, kawasan ini dapat menjadi ekonomi baru. Trotoar jalan dibenahi, apalagi berada di sekitar kawasan pelabuhan dan ada perencanaan bioskop,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di Kota Parepare diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki dan menata kawasan perkotaan, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya untuk penataan kota, tetapi juga bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait