BOGOR – Kepala Pusat Program Bela Negara dan PKM LPPM Unhan RI, Kolonel Inf Dr Haryo Mustoko S Sos MM CIT memberikan materi pembekalan pada acara Penguatan Nasionalisme pada Siswa/Siswi Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) Generasi Emas Menuju Indonesia Emas 2045, Minggu 6 September 2026.
Kegiatan itu diikuti 150 orang peserta, digagas Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI. Dalam pembekalannya Kolonel Haryo memberikan materi budi pekerti, membangun generasi muda tangguh yang berwawasan bela negara nenuju Indonesia Emas 2045.
Tema tersebut menjadi penting. Sebab Indonesia sedang mempersiapkan generasi yang akan menjadi aktor utama pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Namun generasi muda menghadapi beberapa tantangan, antara lain: globalisasi, revolusi teknologi dan AI, media sosial, hoaks dan disinformasi, cyberbullying, intoleransi, penyalahgunaan narkoba, kekerasan antar pelajar dan lainnya.
Untuk menghadapi itu semua, penting menyiapkan pondasi generasi muda yang tangguh melalui penanaman nilai-nilai budi pekerti dalam berfikir, bersikap dan bertindak. Diantaranya melakukan hal kecil antara lain : sikap jujur dalam perkataan, disiplin dalam waktu, santun dalam pergaulan, bijak menggunakan medsos, rajin belajar, peduli terhadap sesama, berani membela kebenaran, berprestasi untuk Indonesia.
Budi pekerti sendiri merupakan karakter dalam mewujudkan nilai dasar bela negara, yang tidak berarti mengangkat senjata. “Tapi wujud implementasi bela negara bisa dilaksanakan di lingkungan sekolah/kampus, di dunia digital, di masyarakat dan dalam kehidupan berbangsa,” ujar Haryo.
Kaitannya dengan Indonesia emas 2045, tentu budi pekerti diibaratkan rumah menjadi pondasi yang kuat untuk menopang tiang (SDM unggul, ekonomi kuat, teknologi, pendidikan serta pertahanan tangguh), disamping itu menopang atap sebagai Indonesia emas 2045. (*)







