Pilarkita.com, Parepare — Kesiapan Dalmas Polres Parepare kembali mendapat perhatian melalui latihan yang digelar personel gabungan pada Senin, 10 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda latihan fisik. Lebih dari itu, latihan menjadi sarana untuk memastikan personel memahami prosedur dan mampu menjalankan perintah secara terkoordinasi ketika menghadapi situasi massa.
Kesiapan menjadi faktor penting dalam tugas pengamanan. Personel harus mampu merespons perkembangan situasi dengan cepat, tetapi tetap mengedepankan tindakan yang terukur dan sesuai ketentuan.
Karena itu, pembinaan melalui latihan rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kemampuan anggota. Materi yang diberikan mencakup teori, formasi, gerakan Dalmas, kondisi fisik, hingga koordinasi dalam satu kesatuan.
Kesiapan Personel Dibangun Sebelum Menghadapi Situasi Lapangan
Situasi pengamanan massa memiliki karakter yang dinamis. Kondisi dapat berubah dalam waktu singkat sehingga personel membutuhkan kesiapan yang tidak hanya mengandalkan pengalaman.
Kemampuan tersebut perlu dibangun melalui latihan. Dengan latihan, anggota dapat mengulang kembali prosedur dan membiasakan diri mengikuti komando dalam satu formasi.
Sebelum memasuki latihan peleton Dalmas, personel terlebih dahulu menerima arahan dan teori dasar. Materi tersebut dipimpin Kasat Samapta Polres Parepare AKP Muhammad Habir, S.H.
Tahapan teori memberikan dasar pemahaman sebelum anggota melakukan praktik. Setiap personel perlu mengetahui peran dan posisi masing-masing agar gerakan dalam formasi dapat berlangsung secara terkoordinasi.
Pemahaman prosedur menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kesiapan personel.
Hal tersebut juga berkaitan dengan profesionalitas anggota ketika menjalankan tugas. Setiap tindakan harus mempertimbangkan situasi dan dilakukan berdasarkan prosedur yang berlaku.
Dengan demikian, latihan tidak hanya bertujuan membuat anggota mampu bergerak dalam formasi. Latihan juga membangun kebiasaan agar personel memahami kapan dan bagaimana menjalankan instruksi.
Latihan Dalmas Menguji Koordinasi dan Kekompakan
Setelah mendapatkan arahan, personel Sat Samapta menjalani sejumlah latihan teknik Dalmas. Materi mencakup gerakan dengan tameng maupun latihan tanpa tameng.
Latihan tersebut membutuhkan kekompakan. Setiap anggota harus bergerak sesuai instruksi agar tidak mengganggu formasi secara keseluruhan.
Danton Dalmas Aiptu Atok Sulostyio memberikan materi kepada personel dalam pelaksanaan latihan Dalmas lanjut.
Sejumlah gerakan diperagakan dalam kegiatan tersebut. Materi itu meliputi sikap siaga, sikap tempur, dorong maju, desak maju, sikap berlindung, dan sikap dorong maju.
Setiap gerakan memiliki tahapan yang perlu dipahami personel. Keseragaman gerakan menjadi bagian penting dalam latihan karena formasi Dalmas melibatkan banyak anggota.
Selain kemampuan teknis, latihan juga menuntut konsentrasi. Personel harus memperhatikan perintah komandan sekaligus menjaga posisi dalam formasi.
Kondisi tersebut membuat latihan Dalmas tidak hanya berkaitan dengan kekuatan fisik. Koordinasi dan komunikasi menjadi bagian penting dalam menjaga kekompakan personel.
Aiptu Atok Sulostyio mengatakan latihan bertujuan meningkatkan kemampuan personel dalam menangani situasi massa secara tepat.
“Latihan dan materi Dalmas yang diberikan ini bertujuan agar mampu dalam rangka penanganan yang tepat serta menghindari kesalahan prosedur di lapangan,” ujar Aiptu Atok Sulostyio.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa latihan juga diarahkan untuk mengurangi potensi kesalahan ketika anggota menjalankan tugas di lapangan.
Kesiapan Dalmas Polres Parepare Tidak Hanya Soal Fisik
Kemampuan fisik memang menjadi salah satu unsur penting dalam tugas pengamanan. Namun, kesiapan personel membutuhkan lebih dari sekadar kondisi tubuh yang prima.
Anggota juga harus memiliki disiplin dan kemampuan mengikuti instruksi. Ketika berada dalam formasi, satu gerakan harus menyesuaikan gerakan anggota lainnya.
Karena itu, latihan secara berulang dapat membantu membangun kebiasaan kerja dalam satu kesatuan. Personel menjadi lebih terbiasa dengan pola komando dan gerakan yang diberikan.
Latihan juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan anggota. Kekurangan dalam koordinasi maupun teknik dapat diketahui selama proses latihan.
Setelah itu, personel dapat memperbaiki kemampuan tersebut melalui pengulangan. Pola ini membuat latihan memiliki fungsi sebagai proses evaluasi, bukan sekadar kegiatan rutin.
Kesiapan fisik, mental, teknik, dan koordinasi harus berjalan secara bersamaan.
Hal tersebut penting ketika personel menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat. Namun, kecepatan tetap harus berjalan bersama pengendalian diri dan kepatuhan terhadap prosedur.
Enam Materi Menjadi Bagian dari Pembinaan Kemampuan
Enam materi yang diperagakan dalam latihan menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel Dalmas.
Materi tersebut meliputi:
- Sikap siaga
- Sikap tempur
- Dorong maju
- Desak maju
- Sikap berlindung
- Sikap dorong maju
Penguasaan materi membutuhkan latihan secara konsisten. Personel tidak hanya dituntut mengetahui nama gerakan, tetapi juga memahami instruksi dan penerapannya dalam formasi.
Pengulangan menjadi penting agar respons anggota semakin terlatih. Dengan demikian, personel dapat menjalankan perintah secara lebih seragam ketika berada dalam satu peleton.
Latihan Rutin Menjadi Cara Menjaga Kemampuan Personel
Kasat Samapta Polres Parepare AKP Muhammad Habir, S.H., menekankan pentingnya kesiapan anggota. Personel harus selalu siap apabila sewaktu-waktu mendapat tugas pengamanan.
“Kemampuan Dalmas merupakan kemampuan utama bagi setiap anggota yang sudah dibentuk sebagai peleton Dalmas,” kata Muhammad Habir.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan Dalmas membutuhkan pemeliharaan secara berkelanjutan. Personel yang telah mendapatkan pembentukan sebagai peleton Dalmas tetap membutuhkan latihan untuk menjaga kemampuan.
Latihan rutin juga membantu anggota mengingat kembali teknik dan prosedur. Pengulangan membuat materi yang telah dipelajari tetap melekat dalam pelaksanaan tugas.
Selain itu, kegiatan latihan dapat memperkuat kekompakan. Personel belajar menyesuaikan gerakan dan respons dengan anggota lain dalam satu kesatuan.
Dari sisi organisasi, latihan juga memberikan ruang bagi pimpinan untuk melihat kesiapan anggota. Hasil latihan dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan aspek kemampuan yang masih perlu diperkuat.
Profesionalitas Menjadi Bagian Penting Pengamanan Massa
Tugas pengamanan massa membutuhkan pendekatan yang terukur. Personel harus mampu menghadapi situasi lapangan tanpa mengabaikan prosedur.
Karena itu, pemahaman terhadap aturan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kemampuan teknis. Anggota harus mengetahui batas kewenangan dan langkah yang harus dilakukan dalam menjalankan tugas.
Latihan membantu mempertemukan aspek teori dan praktik. Materi yang dipelajari sebelumnya kemudian diterapkan melalui gerakan dan formasi.
Kombinasi tersebut dapat membantu membentuk kesiapan yang lebih menyeluruh. Personel tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga mengandalkan disiplin dan koordinasi.
Profesionalitas dalam pengamanan massa dibangun melalui kemampuan, latihan, evaluasi, dan pemahaman prosedur.
Dengan pola pembinaan seperti itu, personel diharapkan lebih siap ketika menghadapi tugas sebenarnya.
Kesiapan Personel Diharapkan Mendukung Kamtibmas Parepare
Latihan Dalmas juga memiliki kaitan dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Personel yang memiliki kesiapan lebih baik diharapkan mampu menjalankan tugas pengamanan secara profesional.
Kegiatan masyarakat yang membutuhkan pengamanan dapat memiliki karakter berbeda. Karena itu, kemampuan anggota perlu terus dipelihara agar dapat menyesuaikan dengan kondisi lapangan.
Latihan menjadi salah satu cara untuk mempertahankan kemampuan tersebut. Selain itu, evaluasi secara berkala dapat membantu meningkatkan kualitas pembinaan personel.
Bagi masyarakat, kesiapan aparat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan rasa aman. Namun, pelaksanaan tugas tetap harus mengedepankan profesionalitas dan prosedur.
Dengan demikian, kesiapan Dalmas Polres Parepare tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghadapi massa. Kesiapan tersebut mencakup kemampuan teknis, fisik, koordinasi, komunikasi, disiplin, serta pemahaman terhadap prosedur. (MS)




