News

Wali Kota Tasming Hamid Instruksikan Tanggap Siaga

PAREPARE, PILARKITA.COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid didampingi Wakil Wali Kota Hermanto serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menijau langsung peristiwa kebakaran di Jalan Menara, Keluarahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang, Selasa, 23 September 2025, sejak subuh. Di lokasi, Wali Kota langsung menginstruksikan status tanggap siaga.

“Kita langsung tanggap siaga. Kita data, identifikasi berapa kerugian warga yang terdampak dari kejadian kebakaran ini. Termasuk dua korban meninggal dunia, kita urus jenazahnya untuk dikebumikan,” ujar Tasming Hamid di lokasi kejadian.

Ia juga memerintahkan pendirian tenda darurat dan dapur umum untuk menampung warga terdampak. Pemerintah Kota Parepare melalui instansi terkait juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa pangan dan pakaian.

“Karena tidak ada lagi pakaian yang bisa diselamatkan, warga hanya sempat menyelamatkan diri dari kobaran api,” tambahnya.

Berdasarkan data sementara dari pihak kelurahan dan kecamatan, sebanyak 11 kepala keluarga atau 34 jiwa terdampak langsung dari kejadian ini. Total keseluruhan termasuk dua korban meninggal mencapai 36 jiwa.

Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Menara, Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa dini hari, 23 September 2025, sekitar pukul 02.00 WITA. Dalam peristiwa tersebut, lima rumah hangus terbakar dan dua orang dinyatakan meninggal dunia.

Dalam memadamkan api, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Parepare mengerahkan 8 armadanya. Selian memadamkan api, personel Damkar juga mengisolasi penjalaran api, dan melakukan evakuasi dua korban jenazah dan material lainnya.

Dua korban jiwa diketahui merupakan kakek dan cucunya, masing-masing berinisial AM (70) dan AZ (9). Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh petugas pemadam kebakaran saat proses evakuasi berlangsung.

Peristiwa kebakaran terjadi saat sebagian besar warga sedang tertidur lelap. Material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat menjalar ke bangunan lain yang berdekatan. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Total kerugian belum diketahui, namun lokasi kebakaran telah diberi garis polisi. (*)

Berita Terkait