Nasional

LPPM Unhan RI Gelar Bimtek Pengelolaan Jurnal Ilmiah, Perkuat Kualitas Publikasi Akademik

SENTUL – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Jurnal Ilmiah di Perguruan Tinggi pada, Rabu, 21 Oktober 2026, di Aula Serba Guna, Gedung Auditorium Unhan RI, Sentul.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LPPM Unhan RI dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kapasitas pengelola jurnal ilmiah guna mewujudkan tata kelola publikasi akademik yang berkualitas, kredibel, berintegritas, dan berkelanjutan. Penguatan pengelolaan jurnal diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu publikasi hasil penelitian serta memperkuat budaya akademik di lingkungan Unhan RI.

Bimtek menghadirkan narasumber dari Unhan RI dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pengelolaan jurnal ilmiah, pengembangan publikasi akademik, infrastruktur, serta keamanan jaringan antara lain: Dr. Widyaningrum Indrasari, M.Si., Koordinator Pusat Pengembangan Publikasi Ilmiah dan HKI UNJ; Arya Adipurwa, S.Kom., M.M., Koordinator Infrastruktur dan Keamanan Jaringan UNJ; serta Devi Anggraheni, S.Si., Staf Pengembangan Publikasi Ilmiah LPPM UNJ.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala LPPM Unhan RI, Dr. Penny Radjendra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh narasumber, panitia, fasilitator, serta peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penguatan pengelolaan jurnal ilmiah merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

Menurutnya, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tidak cukup hanya menghasilkan laporan atau dokumentasi kegiatan. Hasil-hasil tersebut perlu disebarluaskan melalui publikasi ilmiah yang bermutu agar dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penyelesaian berbagai persoalan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jurnal ilmiah memiliki kedudukan yang strategis sebagai media penyebarluasan hasil penelitian, pengembangan pemikiran akademik, dan pembangunan dialog keilmuan. Oleh karena itu, pengelolaan jurnal harus dilaksanakan secara profesional, kredibel, dan berkelanjutan,” demikian pesan dalam sambutan pembukaan kegiatan.

Lebih lanjut, pengelolaan jurnal ilmiah tidak hanya menjadi tanggung jawab editor atau pengelola jurnal, tetapi juga merupakan bagian dari strategi pengembangan penelitian dan publikasi institusi. Dalam konteks tersebut, LPPM memiliki peran penting dalam memfasilitasi, mengoordinasikan, dan mendorong peningkatan kualitas penelitian serta publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.

Tingkatkan Profesionalisme dan Tata Kelola Jurnal

Pengelolaan jurnal ilmiah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari kualitas substansi artikel, konsistensi proses penelaahan sejawat (peer review), profesionalisme editor dan reviewer, pemanfaatan teknologi informasi, hingga pemenuhan standar mutu publikasi ilmiah.

Selain itu, pengelola jurnal perlu memahami mekanisme akreditasi jurnal nasional, persyaratan indeksasi, pengelolaan metadata, peningkatan keterlihatan artikel, serta penerapan etika publikasi ilmiah. Pemanfaatan teknologi digital, termasuk Open Journal Systems (OJS), juga menjadi aspek penting untuk mendukung proses penerimaan naskah, penelaahan, penyuntingan, dan penerbitan yang lebih efektif, transparan, serta akuntabel.

Melalui kegiatan Bimtek ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai prinsip dan praktik pengelolaan jurnal ilmiah yang baik, mulai dari perencanaan penerbitan, penyusunan kebijakan editorial, pengelolaan naskah, pelaksanaan peer review, penyuntingan, pengelolaan sistem jurnal elektronik, hingga strategi peningkatan kualitas dan keberlanjutan jurnal.

LPPM Unhan RI memandang bahwa penguatan jurnal ilmiah merupakan bagian integral dari peningkatan kualitas Tridarma Perguruan Tinggi. Penelitian yang berkualitas perlu didorong agar menghasilkan publikasi bermutu, sedangkan publikasi bermutu harus mampu memperluas kontribusi keilmuan dan mendukung pemanfaatan hasil penelitian bagi kepentingan masyarakat.

Dalam sambutan pembukaan, peserta juga didorong agar menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk mengevaluasi kondisi jurnal yang dikelola di masing-masing unit kerja, mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki, serta menyusun langkah peningkatan mutu yang realistis dan terukur.

Tindak lanjut kegiatan diharapkan mencakup perbaikan tata kelola jurnal, peningkatan kualitas proses editorial, penguatan kompetensi pengelola, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta penyusunan rencana pengembangan jurnal yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan reputasi akademik institusi.

Melalui penyelenggaraan Bimtek Pengelolaan Jurnal Ilmiah, LPPM Unhan RI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun budaya penelitian yang produktif, meningkatkan standar tata kelola publikasi, serta memperkuat kolaborasi akademik antarperguruan tinggi.

Ke depan, hasil kegiatan diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pembinaan pengelola jurnal secara berkelanjutan, sehingga peningkatan kompetensi peserta dapat diterapkan dalam pengelolaan jurnal di unit kerja masing-masing dan memberikan dampak nyata bagi kualitas publikasi ilmiah Unhan RI. (*)

 

 

Berita Terkait